Beijing, Tiongkok – 9 Agustus 2026 — Pertandingan pertama Liga Tim Tenis Meja Alumni Tsinghua Beijing 2026 'Piala Sino' dimulai tepat waktu pada sore hari tanggal 9 Agustus dan menyelesaikan semua jadwal yang direncanakan. Liga ini diselenggarakan oleh Klub Tenis Meja Alumni Tsinghua dan diadakan di Ruang Tenis Meja THA di Taman Taiyanggong, Distrik Chaoyang. Seluruh pendanaan untuk liga ini berasal dari Sino-Telecom Communication Technology Co., Ltd. Liga ini didirikan guna memperkuat interaksi antar-alumni Tsinghua di Beijing, meneruskan tradisi olahraga Tsinghua, serta mewujudkan tujuan pendidikan universitas tersebut, yaitu 'bekerja secara sehat demi tanah air selama lima puluh tahun'.

Sebanyak 14 tim alumni mendaftar sebelum turnamen dimulai. Dengan format round-robin, semua tim peserta akan saling bertanding. Liga dijadwalkan berlangsung setiap sore hari Sabtu atau Minggu dalam satu akhir pekan, dengan sekitar delapan tim berkompetisi per sesi, dan seluruh pertandingan diperkirakan selesai pada bulan Oktober. Pada putaran pertama yang berlangsung pada sore hari tanggal 9 Agustus, delapan tim turun ke lapangan, dengan hampir 60 alumni dan guru berkumpul di THA Table Tennis Lounge.
Wang Xin, Asisten Profesor dari Departemen Pendidikan Jasmani di Universitas Tsinghua, dan Zhou Tianrui, wasit tingkat internasional, bertindak sebagai wasit utama bersama untuk liga tersebut. Liu Guozheng, juara dunia tenis meja dan Asisten Profesor di Universitas Tsinghua, tiba di lokasi pertandingan pada sore hari untuk memberikan bimbingan. Xie Hu, Direktur Utama Sino-Telecom dan alumni Universitas Tsinghua, juga khusus hadir dalam acara tersebut guna mendukung kompetisi. Sebagai sponsor penuh, Sino-Telecom memberikan dukungan dalam hal lokasi, materi, personel, perencanaan, serta publikasi, dengan tujuan membangun platform pertukaran bagi kegiatan tenis meja di antara para alumni Universitas Tsinghua di Beijing.

Delapan tim yang berkompetisi di babak pertama adalah Qi Tong Xue Zhong Nian, Anruan Xinchuang, Erxiangbo, Jingguan Weilun, Jingguan Shunde, Deheng, serta Beijing Shuimu Tongfang Tim 1 dan Tim 2, yang menyelesaikan tiga putaran pertandingan. Pertandingan antartim menggunakan format best-of-five, dengan kemenangan diberikan kepada pihak yang pertama kali memenangkan tiga pertandingan. Setiap pertandingan individu berformat best-of-three game, dengan masing-masing game dimainkan hingga mencapai 11 poin. Untuk memastikan partisipasi para alumni, setiap tim boleh mendaftarkan maksimal tujuh pemain, dan empat pemain tampil dalam tiap pertandingan; paling sedikit tiga pemain yang tampil harus merupakan alumni Universitas Tsinghua, sehingga setiap tim hanya boleh menurunkan paling banyak satu pemain tamu (mahasiswa aktif atau bukan alumni).
Kompetisi yang Berkelas
Persaingan di lapangan juga merupakan ajang persaingan antarpara bangsawan, khususnya di antara para alumni Universitas Tsinghua. Seperti dikatakan dalam pepatah kuno, 'Mereka naik ke lapangan dengan sikap hormat dan minum bersama setelah pertandingan—demikianlah wujud pertandingan ala bangsawan.' Dalam bahasa modern, pertandingan ala bangsawan berarti persahabatan lebih dulu, baru kemudian persaingan.
Pertandingan ala bangsawan adalah pertandingan yang mengandalkan keahlian dan taktik: setiap bola ditangani dengan penuh perhatian, setiap koordinasi dijalankan secara serius, dan setiap serangan dilancarkan dengan kekuatan penuh. Para pemain tidak gugup menghadapi kemenangan atau kekalahan sementara, juga tidak kehilangan ketenangan ketika skor berubah-ubah. Mereka bertahan dengan tenang terhadap bola-bola sulit, menyerang tegas saat peluang muncul, berjuang keras demi setiap angka, serta menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.
Setelah lebih dari empat jam berkompetisi, ketiga ronde berakhir dengan lancar dan hasil tiap tim diumumkan.
Di akhir hari, juara dunia Liu Guozheng mengambil foto bersama dengan semua peserta.
Perluasan Liga menjadi 16 Tim
Liga awalnya berencana menerima delapan tim. Namun, dengan begitu banyak pecinta tenis meja di antara para alumni, pendaftaran berlangsung sangat aktif, dan 14 tim mendaftar dalam waktu satu minggu—jauh melampaui ekspektasi panitia penyelenggara. Bahkan setelah pendaftaran ditutup, lebih banyak alumni menyatakan minat untuk membentuk tim. Untuk memungkinkan lebih banyak alumni bergabung dalam pertemuan tenis meja ini, panitia penyelenggara sedang serius mempertimbangkan perluasan liga menjadi 16 tim, dengan masing-masing tim diperbolehkan memiliki maksimal delapan pemain. Babak round-robin antar-16 tim akan menghasilkan total 120 pertandingan tim, sehingga keseluruhan liga berlangsung selama sekitar empat bulan. Alumni Tsinghua yang tertarik berpartisipasi dipersilakan mendaftar ke panitia penyelenggara—hanya tersisa dua slot tim terakhir, berdasarkan prinsip siapa cepat dia dapat!
Tentang THA Table Tennis Lounge
Lounge Tenis Meja THA dibangun dengan sumbangan dari para alumni Universitas Tsinghua yang mencintai olahraga tenis meja. Dengan misi melayani tim tenis meja sekolah Tsinghua, venue ini menyelenggarakan kompetisi kecil dan menengah bergaya eksklusif yang berpusat pada pemain tim tingkat tinggi Tsinghua, sekaligus menyediakan ruang khusus bagi para pecinta tenis meja alumni untuk bertemu teman-teman dan saling bertukar keterampilan melalui olahraga ini.
Terletak di Taman Mawar Taiyanggong yang tenang, venue ini memiliki luas 420 meter persegi dan dilengkapi empat meja tenis meja berstandar kompetisi, tempat duduk penonton, fasilitas mandi, ruang ganti, serta peralatan darurat AED. Dengan tata letak yang luas dan lengkap, venue ini memenuhi kebutuhan latihan, kompetisi, serta pertukaran antar-alumni.